Site Review: JWT Intelligence

JWT Intelligence adalah bagian dari JWT, sebuah merk komunikasi pemasaran paling terkenal di dunia, yang menjadi pusat penggerak ide JWT. Mereka mengamati arus global dan memanfaatkan perubahan untuk menciptakan peluang yang menarik untuk merk-merk. Klien multinasional pada beberapa bidang seperti farmasi, kosmetik, makanan, perumahan, dan perawatan pribadi yang menjadi pendorong mereka.

Post pada situs ini berupa publikasi-publikasi yang dapat kita unduh. Untuk mengunduh publikasinya, kita hanya perlu memberikan feedback berupa identitas diri dan alamat e-mail. Saya tertarik pada sebuah publikasi yang berjudul Embracing Analog: Why Physical is Hot. Dengan pesatnya perkembangan dunia digital, nilai dari waktu yang kita habiskan bersama orang-orang dan segala hal di dunia nyata semakin berharga. Publikasi ini mengupas hal-hal yang diminati untuk dilakukan dengan analog, penyebab, bukti, dan peluangnya bagi para pengusaha.

Producton Still - Photo by Luz Bratcher

Producton Still – Photo by Luz Bratcher

Berikut adalah alasan orang-orang lebih memilih objek nyata daripada digital:

  1. The digitization of the physical world. Banyak benda fisik yang mulai diubah ke dalam bentuk digital, seperti buku, CD, foto, koran, dll. Kemudahan untuk mendapatkan barang-barang tersebut di dunia digital membuat benda-benda digital kurang berharga dan spesial dibandingkan benda fisiknya.
  2. The “emotional void” in digital. Selain kegiatan yang dari-dulu-udah-kayak-gitu, survei menunjukkan bahwa dunia fisik memberikan kenyamanan dan pengalaman yang lebih. Misalnya saat membeli sofa, orang harus merasakan langsung bahan yang membalut sofa, keempukan sofa, dll.
  3. Imperfection. Orang-orang mencari sisi autentik dari benda, dan ketidaksempurnaan seringkali menjadi sisi autentik dari suatu benda. Goresan dan lecet memberikan identitas kepada benda.
  4. Nostalgia. Orang-orang selalu menyukai hal-hal yang memberikan suasana masa lalu. Survei menunjukkan 61% orang dewasa di Amerika lebih menghargai barang-barang yang sudah jarang digunakan, seperti record player dan kamera film. Hal-hal tersebut memenuhi kebutuhan kita akan de-tech.
  5. The quest for originality. Dari hasil survey, lebih dari setengah responden tertarik untuk membeli barang “ketinggalan jaman” sebagai collector’s item. Jika ada buku, album, atau film yang keluar sebagai collector’s item, mereka lebih suka memiliki bentuk fisik daripada versi elektronik
  6. To have and to hold. Objek fisik bisa menjadi kenang-kenangan, lambang identitas ataupun status sosial. Benda tersebut bisa jadi edisi terbatas atau one-of-a-kind. Bisa dikumpulkan, dibagikan, dipajang, atau dibungkus. Sensasi sentuhan atau aroma sering menjadi alasan orang mengumpulkan benda fisik. Ada orang yang menyukai aroma dari buku atau majalah baru. Objek fisik juga memiliki umur yang lebih panjang dari objek digital.

Ya, isi blog ini sangat menarik. Masih banyak topik-topik lain yang diulas dalam blog ini. Selamat menikmati!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s