It’s Time for Field Trip!!!

Di semester akhir perkuliahan ini, saya mengambil sebuah mata kuliah dari Prodi SBM yang bernama Creativity and Innovation. Salah satu dari rangkaian kelas ini adalah field trip. Kami berkunjung ke sebuah rumah production house. Kenapa ke PH? Karena kami mau diorbitkan jadi artis membuat sebuah iklan sebagai tugas akhir dari mata kuliah ini. Kepompong Gendut, nama PH-nya, berlokasi di Jl. Bali No. 7 Bandung. PH ini memang bukanlah sebuah PH yang besar, mungkin masih dibilang startup. Tapi, karya dari PH ini tetap berkelas. Kalau jadi ABG( Anak Batak Gaul) Bandung, biasanya udah pernah denger tentang film yang berjudul Demi Ucok. Nah, film ini salah satu hasil karya mereka.

Asal Kawin Sama Batak

“Udah nanti mamak kasih kau 1M. Asal kawin kau sama Batak”

Sesampainya disana, kami disambut oleh sang pimpinan dari PH ini, Sammaria Simanjuntak. Kami diceritakan berbagai hal, mulai dari perjalan terbentuknya PH ini, sampai dengan project-project yang sedang dikerjakan. Beliau juga sempat berkata bahwa ide dari film-film yang dibuat itu berasal dari kehidupannya sehari-hari atau pengalaman pribadinya. Bahkan, ada pemeran yang berasal dari keluarga beliau juga(bisa menghemat biaya nih :P).  Ada hal baru yang saya dapatkan dari ceritanya mengenai Demi Ucok. Pendanaan film ini menggunakan sistem crowdfunding. Orang-orang memberikan sejumlah uang kepada Kepompong Gendut. Nah, orang-orang ini mendapatkan suvenir-suvenir eksklusif + nama mejeng di poster-poster dan foto muncul di credits + mendapatkan posisi sebagai koproduser. Jadilah film ini memiliki ko produser sebanyak 10.000 orang.

Setelah itu, kami diajak “berkeliling” ke kantor dari PH ini untuk melihat produk-produk dari Kepompong Gendut. Wejangan-wejangan untuk membuat iklan yang menarik juga tidak lupa diberikan oleh beliau. Walaupun field trip ini hanya sebentar, tapi cukup bermakna. Saya dapat melihat sebuah proses mewujudkan mimpi, mimpi dari Sammaria Simanjuntak. Halangan? Tentu banyak, tapi kekuatan dari passion yang digabungkan dengan kerja keras dapat mengalahkan semuanya. Mari kita nantikan produk Kepompong Gendut lainnya!

Advertisements

Article Review: 45 Business Ideas We Loved in 2011

Ya, memang artikelnya tampak sudah basi. Sekarang sudah tahun 2013, namun artikel itu membahas ide bisnis di tahun 2011. Tapi, gak ada salahnya kan untuk sedikit menambah pengetahuan? Ada beberapa ide bisnis unik dan sukses yang akan saya bahas.

  1. Personal social media consultant. Salah satu sumber informasi mengenai pribadi seseorang adalah social media. Dulu ketika orang melamar pekerjaan, impresi hanya datang dari wawancara. Namun, saat ini para pemberi pekerjaan juga me-“ngulik” akun social media kita. Personal social media consultant membantu kita dalam memanfaatkan social media untuk menampakkan keahlian dan sisi positif kita.
  2. Recycler. Bisnis ini cocok dengan pribahasa “sambil menyelam minum air”. Orang-orang mulai memiliki kesadaran untuk melakukan daur ulang, namun bingung bagaimana melakukannya. Melalui celah ini, kita masuk dengan menawarkan untuk membeli barang tersebut atau sekedar membantu membuang. Komputer tua, komponen listrik, atau barang daur ulang lainnya dapat menjadi pohon uang. Selain mendapat keuntungan, kita juga membantu penghijauan bumi.
  3. Personal concierge. Layanan ini ditujukan untuk orang-orang yang merasa bahwa 24 jam/hari masih kurang untuk melakukan seluruh kegiatannya. Ide dari bisnis ini adalah membantu orang-orang yang sibuk untuk menyelesaikan pekerjaan sehari-harinya, seperti membayar tagihan, menjemput anak, atau belanja di pasar. Bisnis ini seperti pedang bermata dua. Kalau tidak hati-hati, kita bisa melupakan tanggung jawab kita dan menganggap bahwa uang bisa menyelesaikan segala permasalahan :p

Ide diatas hanya beberapa dari 45 ide bisnis pada tahun 2011. Penasaran dengan ide bisnis lainnya? silahkan baca  di sini :D.

Ada satu hal yang harus kita cermati, bahwa lapangan pekerjaan semakin berkembang. Seiring dengan perkembangan jaman, bermunculan lapangan pekerjaan yang sebelumnya tidak mungkin. Jadi, jangan pernah berhenti melihat peluang dan “memperkaya” diri kita.

Site Review: Fashion and Trend Forecasting

Ramalan bintang? udah sering, bisa baca di majalah. Ramalan cuaca? udah biasa juga, tinggal pantengin berita pagi. Nah, kalau ramalan tren dan fashion? Ada satu situs yang bisa kalian kunjungi untuk mengetahui ramalan tren dan fashion di masa mendatang. Tentu saja ramalan dari Trendstop tidak asal-asalan. Mereka memiliki lebih dari 150 trendspotter di seluruh dunia, yang mengamati pasar dan jalanan, untuk menganalisis tren, style, atau perkembangan penampilan terbaru. Gak perlu heran kalau ternyata hasil analisis mereka digunakan oleh merk-merk terkenal seperti L’Oreal, Hugo Boss, Li & Fung, Landmark Group dan Arcadia Group.

Salah satu trend report

Salah satu trend report

Tren yang dibahas juga sangat detil, mulai dari prediksi warna, tekstur, bahan, aksesoris, sampai dengan gaya make up. Buat kalian yang pengen jadi terdepan dalam hal fashion atau tren, buat kalian yang ingin menjadi trendsetter, atau butuh bantuan dalam bisnis fashion, gak ada alasan lagi buat bingung.

You can never be overdressed or overeducated. – Oscar Wilde

Site Review: JWT Intelligence

JWT Intelligence adalah bagian dari JWT, sebuah merk komunikasi pemasaran paling terkenal di dunia, yang menjadi pusat penggerak ide JWT. Mereka mengamati arus global dan memanfaatkan perubahan untuk menciptakan peluang yang menarik untuk merk-merk. Klien multinasional pada beberapa bidang seperti farmasi, kosmetik, makanan, perumahan, dan perawatan pribadi yang menjadi pendorong mereka.

Post pada situs ini berupa publikasi-publikasi yang dapat kita unduh. Untuk mengunduh publikasinya, kita hanya perlu memberikan feedback berupa identitas diri dan alamat e-mail. Saya tertarik pada sebuah publikasi yang berjudul Embracing Analog: Why Physical is Hot. Dengan pesatnya perkembangan dunia digital, nilai dari waktu yang kita habiskan bersama orang-orang dan segala hal di dunia nyata semakin berharga. Publikasi ini mengupas hal-hal yang diminati untuk dilakukan dengan analog, penyebab, bukti, dan peluangnya bagi para pengusaha.

Producton Still - Photo by Luz Bratcher

Producton Still – Photo by Luz Bratcher

Berikut adalah alasan orang-orang lebih memilih objek nyata daripada digital:

  1. The digitization of the physical world. Banyak benda fisik yang mulai diubah ke dalam bentuk digital, seperti buku, CD, foto, koran, dll. Kemudahan untuk mendapatkan barang-barang tersebut di dunia digital membuat benda-benda digital kurang berharga dan spesial dibandingkan benda fisiknya.
  2. The “emotional void” in digital. Selain kegiatan yang dari-dulu-udah-kayak-gitu, survei menunjukkan bahwa dunia fisik memberikan kenyamanan dan pengalaman yang lebih. Misalnya saat membeli sofa, orang harus merasakan langsung bahan yang membalut sofa, keempukan sofa, dll.
  3. Imperfection. Orang-orang mencari sisi autentik dari benda, dan ketidaksempurnaan seringkali menjadi sisi autentik dari suatu benda. Goresan dan lecet memberikan identitas kepada benda.
  4. Nostalgia. Orang-orang selalu menyukai hal-hal yang memberikan suasana masa lalu. Survei menunjukkan 61% orang dewasa di Amerika lebih menghargai barang-barang yang sudah jarang digunakan, seperti record player dan kamera film. Hal-hal tersebut memenuhi kebutuhan kita akan de-tech.
  5. The quest for originality. Dari hasil survey, lebih dari setengah responden tertarik untuk membeli barang “ketinggalan jaman” sebagai collector’s item. Jika ada buku, album, atau film yang keluar sebagai collector’s item, mereka lebih suka memiliki bentuk fisik daripada versi elektronik
  6. To have and to hold. Objek fisik bisa menjadi kenang-kenangan, lambang identitas ataupun status sosial. Benda tersebut bisa jadi edisi terbatas atau one-of-a-kind. Bisa dikumpulkan, dibagikan, dipajang, atau dibungkus. Sensasi sentuhan atau aroma sering menjadi alasan orang mengumpulkan benda fisik. Ada orang yang menyukai aroma dari buku atau majalah baru. Objek fisik juga memiliki umur yang lebih panjang dari objek digital.

Ya, isi blog ini sangat menarik. Masih banyak topik-topik lain yang diulas dalam blog ini. Selamat menikmati!

Blog Review: TopRank – Online Marketing Blog

TopRank Online Marketing Blog ini memberikan pandangan dan pengetahuan mengenai berbagai jenis online marketing dan juga topik public relations, termasuk:

  • Search engine marketing and optimization
  • Social media marketing
  • Content marketing
  • Business blogging and marketing
  • Online public relations

Untuk masalah prestasi, blog ini tidak perlu diragukan lagi. Blog ini mampu meraih belasan penghargaan dari berbagai ajang. Untuk Anda yang tertarik, bisa mengunjungi pada pranala ini. Salah satu post yang saya rasa menarik adalah mengenai tips marketing melalui twitter oleh Joel Lunenfeld, Vice President Global Brand Strategy Twitter. Semakin banyaknya pengguna twitter menjadi peluang untuk perusahaan-perusahaan melakukan marketing. Ada beberapa tips untuk membangun hubungan yang lebih baik dengan pelanggan:

  1. Merencanakan reaksi, posisikan tim di tempat terbaik untuk merespon peluang-peluang yang ada.
  2. Memanfaatkan Twitter dengan merancang iklan menggunakan hashtag. Hashtag meningkatkan percakapan yang terjadi di Twitter
  3. Menggunakan promoted tweet dan produk twitter ad lainnya. Promoted tweet meningkatkan minat pelanggan sebesar 30 persen dan keinginan untuk membeli sebanyak 53 persen.
  4. Ambil bagian dalam percakapan. Ketika pelanggan sudah terlibat dalam percakapan, jangan abaikan pelanggan.

Bagi Anda yang ingin belajar atau mendalami teknik-teknik marketing yang terbaru, blog ini bisa menjadi tempat yang tepat. Silakan mencoba!

Java Jazz Festival 2013: Pesta Masyarakat Jazz Indonesia

At last, kesampaian juga nonton Java Jazz Festival!!! Setelah dari dulu kepengen mencicipi rasanya pergelaran musik jazz terbesar di Indonesia ini.

Saya datang ke JJF2013 hari kedua, Sabtu, 2 Maret 2013, bersama enam orang teman saya. Karena JJF2013 di Jakarta dan domisili saya saat ini di Bandung, jadilah saya tancap gas Bandung-Jakarta. Saya dan tiga orang lainnya sampai di JIExpo (daerah PRJ Kemayoran) sekitar jam 2an. Pemandangan pertama yang disuguhkan bukanlah penampilan musik, melainkan calo-calo yang menjajakan tiket masuk JJF2013. Sedih sebenarnya melihat fenomena ini, tapi ya sudahlah…namanya juga usaha untuk mencari uang.

Kami pun memasuki venue JIExpo. Karena show pertama mulai jam 15.00 WIB jadi kami memutuskan untuk muter-muter dulu. Selain penampilan dari musisi Jazz lokal dan internasional, ada arena permainan dan toko suvenir.

Continue reading

Article Review: Creative Opera — 80+ Must-Read Design Blogs to Enhance your Creativity and your Career

Do what you love. love what you do.

Manda Szewczyk menjadi salah satu lagi bukti nyata dari kata-kata Ray Bradbury tersebut. Manda mewujudkan kecintaannya dalam desain dan mengajar dalam bentuk situs ini. Hasilnya juga tidak sembarangan, sebuah blog yang menjadi tempat mencari inspirasi atau saran serta berdiskusi.

Ini adalah salah satu post yang menggambarkan passionnya. Memilih dan mengategorikan 80 design blog dari ratusan blog bukan perkara yang mudah. Manda memproses blog-blog tersebut dalam waktu bulanan bahkan tidak jarang mengunjungi blog yang sama berulang kali. Kategori dari blog-blog ini adalah All-in-OneInspirationTutorialsWeb Development/CodeFreelanceLogos & TypographyAdvice & DiscussionFreebies & GiveawaysBlogging, dan Micro-Blogs/Links. 

Saya membaca satu post tentang feedback yang termasuk dalam kategori All-in-One. Ternyata feedback atau umpan balik itu bisa membunuh kreativitas kita. Mengapa? Umpan balik yang negatif bisa mengganggu kita dan lama kelamaan mematikan kreativitas kita. Artikel tersebut memberikan 12 langkah mudah untuk menangani umpan balik yang negatif. Lengkapnya? yok baca disini.

Kekuatan dari passion itu luar biasa kan?

Teater Epik Vol.5: Taraksa

Poster-TARAKSA-pementasan-teater-epic-vol.-5-676x1024

Taraksa menjadi tema yang kali ini diusung oleh Teater EPIK. Taraksa bercerita tentang pengorbanan seorang pria melalui rintangan apapun demi mendapatkan kembali wanita yang dicintainya. Taraksa, sang tokoh utama, menembus enam lapisan langit untuk menjemput kembali Chiandra yang menjadi kurban pengisi Sang Rembulan. Namun, perjalanan itu tidaklah mudah. Ada cobaan di setiap lapisan langitnya. Meski terus menembus sampai lapisan langit terakhir, Chiandrakah yang ada disana? Untuk cerita lengkapnya, bisa dilihat di website Taraksa.

Continue reading

Blog Review: Creative Something

Kreativitas itu tidak selalu bakat. Kreativitas itu sebuah kemampuan yang dapat dilatih. Namun, untuk melatih kreativitas bukan sebuah hal yang mudah. Hal ini dikarenakan belum ada orang yang mampu menjelaskan dengan baik proses kreativitas atau proses ide baru terbentuk.

Tanner Christensen berusaha mengeksplorasi lebih jauh mengenai kreativitas. Dia membagikan semua pengetahuannya mengenai kreativitas di blog pribadinya, Creative Something. Beliau membagikan berbagai cara untuk melatih kreativitas, cara-cara yang cukup mudah untuk dicapai. Ada cara yang instan, memberikan tantangan pada diri sendiri, atau dengan proses yang terstruktur.

Ternyata kita bisa menemukan berbagai cara untuk melatih kreativitas atau menemukan ide-ide baru.  Yang terpenting adalah kita harus mempercayai bahwa kita mampu untuk menjadi kreatif dan mau untuk menjadi kreatif.

Blog ini bisa menjadi tempat untuk menemukan motivasi atau cara menjadi kreatif. Isinya juga sangat baik, karena didasarkan dari pengalaman selama empat tahun lebih.

 

Article: How to Enhance Creativity in School Children

Artikel ini saya baca bukan karena sedang memenuhi waktu luang, tapi untuk memenuhi sebuah kewajiban. Tapi, ternyata artikel ini cukup menarik karena ada kaitannya dengan pengembangan pendidikan dan kreativitas. Dulu orang mengaitkan erat kata “kreativitas” dengan “seni”. Kreativitas hanya bisa dilihat melalui hasil karya seni yang berbeda atau baru. Namun, saat ini makna kata “kreativitas” sudah mulai meluas. Menjadi kreatif berarti menemukan cara baru untuk memecahkan masalah, menghasilkan ide baru, dan menemukan cara-cara untuk membuat sesuatu menjadi lebih baik. Continue reading